Perawatan setelah sunat konvensional sangat penting untuk memastikan proses penyembuhan yang optimal.  Perawatan pasca khitan merupakan tahapan yang penting. Peranan dan pengetahuan orangtua dalam tahap perawatan ini diperlukan untuk mempercepat proses penyembuhan. Setelah dikhitan biasanya akan membutuhkan waktu 3-5 hari agar lukanya kering pada anak-anak dan 7-10 hari pada orang dewasa.

Tips Perawatan Setelah Sunat Konvensional

Berikut adalah beberapa tips perawatan setelah sunat konvensional yang dapat membantu:

  1. Kebersihan: Pastikan area yang disunat tetap bersih dengan membersihkannya secara lembut. Gunakan air hangat dan sabun ringan. Hindari penggunaan sabun yang keras atau beraroma kuat karena bisa menyebabkan iritasi.
  2. Kompres Dingin: Perawatan setelah sunat konvensional Menggunakan kompres dingin pada area yang disunat dapat membantu mengurangi pembengkakan dan rasa nyeri pada awalnya. Bungkus kantong es dalam kain tipis dan tempelkan secara lembut pada area yang disunat.
  3. Obat Pereda Nyeri: Perawatan setelah sunat konvensional, Dokter mungkin meresepkan obat pereda nyeri, seperti parasetamol, untuk membantu meredakan rasa sakit setelah sunat. Pastikan untuk mengikuti dosis yang direkomendasikan oleh dokter. Minumlah obat yang diberikan oleh dokter segera setelah khitan untuk menghindari rasa sakit setelah obat anestesi lokal yang disuntikkan habis.Kalo perlu mintalah tambahan obat yang dimasukkan lewat dubur untuk menghilangkan sakit.Diharapkan efek obat bius yang disuntikkan atau tambahan obat yang dimasukkan lewat dubur habis masa kerjanya, dapat digantikan obat analgesik yang diminum.
  4. Pemakaian Pembalut: Saat pertama kali menyembuhkan, perawatan setelah sunat konvensional disarankan untuk menggunakan pembalut steril atau gaza steril yang diolesi dengan salep antibiotik ringan. Ini dapat membantu melindungi area yang disunat dari gesekan dan infeksi. Usahakan celana yang digunakan anak lebih longgar untuk menghindari gesekan.Apabila diperlukan bisa menggunakan celana sunat ataupun sarung. Bersihkan bekas bercak-bercak darah bekas khitan yang menumpuk,  biasanya menggunakan minyak (habbatussauda). Perawatan setelah sunat konvensional,Penggunaan iodine atau rivanol untuk membersihkan luka tidak disarankan, karena akan memperlambat penyembuhan luka. Jika sudah lebih dari 3 hari maka bekas luka khitan boleh dibersihkan dengan kassa steril dan air hangat secara perlahan selama beberapa hari (sesuai petunjuk dokter).
    Gunakan tisu untuk membersihkan setelah buang air kecil.Apabila sudah kencing, bersihkan ujung lubang kencing secukupnya secara perlahan, usahakan jangan mengenai luka khitan. Jangan menggosok luka bekas sunat, karena bisa mengakibatkan kulit luka dan berdarah kembali. Biarkan kulit bekas luka luruh dengan sendirinya.
  1. Hindari Pemakaian Pakaian Ketat: Selama masa penyembuhan, hindari memakai pakaian yang terlalu ketat atau gesper yang bisa menggesek dan merusak area yang disunat.
  2. Hindari Aktivitas Fisik Berat: Perawatan setelah sunat konvensional Hindari aktivitas fisik yang berat, seperti berlari, melompat, atau bermain olahraga selama beberapa minggu setelah sunat. Ini membantu mencegah kerusakan atau ketegangan pada area yang sedang dalam proses penyembuhan.
  3. Pantau Infeksi: Perhatikan tanda-tanda infeksi, seperti kemerahan yang berlebihan, pembengkakan yang tidak kunjung mereda, keluarnya cairan berwarna kuning atau hijau, atau demam. Jika Anda mencurigai adanya infeksi, segera hubungi dokter.
  4. Hindari Aktivitas Seksual: Hindari aktivitas seksual selama beberapa minggu sampai area yang disunat benar-benar sembuh. Ini akan membantu mencegah komplikasi dan infeksi.
  5. Makan Makanan Sehat: Asupan makanan yang sehat dan kaya nutrisi dapat membantu proses penyembuhan. Pastikan untuk menjaga asupan cairan yang cukup juga.
  6. Konsultasi Dokter: Jika Anda memiliki pertanyaan atau kekhawatiran tentang proses penyembuhan atau melihat tanda-tanda yang tidak biasa, segera konsultasikan dengan dokter. Lakukan kontrol ke dokter yang mengkhitan setelah obat habis, biasanya pada hari ke-4/5, untuk memastikan apakah luka khitan sudah betul-betul kering ataupun ada hal-hal yang terjadi pasca khitan. Jangan terlalu berlebihan perawatan setelah sunat konvensional dengan menggunakan berbagai obat ataupun salep karena  kekhawatiran orangtua akan proses penyembuhan luka pasca khitan. Hal ini tidak dianjurkan karena bisa menjadi kotoran yang berdampak pada infeksi bila tidak rajin dibersihkan.Setelah 4-5 hari, luka khitan sudah kering atau setelah dikonsulkan ke dokter, maka diperbolehkan mandi dengan air seperti biasanya.

Ingatlah bahwa setiap individu  perawatan setelah sunat konvensional bisa memiliki waktu penyembuhan yang berbeda-beda. Jika Anda memiliki instruksi khusus dari dokter setelah prosedur sunat, pastikan untuk mengikutinya dengan seksama.

Perawatan setelah sunat konvensional

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
Perawatan Setelah Sunat Konvensional